 | Category: | Books | | Genre: | History | | Author: | Sitor Situmorang |
Mungkin hanya Sitorlah sastrawan angkatan 45 yang masih hidup sampai sekarang. Satu cendekiawan yang langka. Manusia serba bisa, penyair yang cepat menonjol di kancah sastra kita padahal harus menggunakan bahasa Indonesia yang baru ia kenal. Wartawan terkemuka pada masa revolusi yang pernah menulis berita heboh sehingga dunia luar sadar bahwa Pemerintahan RI masih ada dan berpusat di Yogya. Sitor lalu melanglang buana ke Eropa, bergaul dengan pemikiran mutakhir Eropa khususnya eksistensialisme dan structuralisme Prancis. Sehabis dipenjara 10 tahun oleh Orde Baru tanpa proses peradilan, sekarang menulis antropologi politik dan sejarah Batak dengan cara yang lain dari sejarawan pada umumnya. Dia membangun teori dari bawah, dimulai dari riwayat leluhurnya. Bukan dari awang awang menara gading teori yang mapan. Buku ini sebenarnya sudah diterbitkan dalam dua buku terpisah dengan judul Toba na Sae (1993) dan Guru Somalaing (1993). Dengan digabungnya kedua buku ini maka kelihatan alur sejarah Toba lama, yang ditutup dengan Guru Somalaing (Pardede), tokoh duka cerita, yang dibuang Belanda tak jelas ke Banyuwangi atau Kalimantan, dan tak ketahuan dimana makamnya . Ada tambahan lagi dari buku versi lama mengenai penuturan Nagok, putri Singamangaraja XII dan bab tentang Tuan Manullang, pahlawan terlupakan, penggerak nasionalisme di tanah Batak. Fokus paparan Sitor adalah marga, lembaga-lembaga sosial dan politik zaman dulu, parbaringin, dan lahirnya lembaga Singamangaraja yang mencoba mempersatukan tanah Batak. Buku ini sangat berbeda dengan seluruh buku-buku yang ada, baik oleh sarjana Barat maupun lokal. Mata kita jadi terbuka dalam memahami persoalan masa kini. Pokoknya perlu baca punya.   | Sudah lama sekali saya cari buku Toba Na Sae. Sangat payah nyarinya di Medan. Saya sangat, sangat berterimakasih apabila abang atau ito ya (saya bingung mau manggil apa) bisa kasi info dimana saya bisa beli buku tersebut. Terima kasih, Tuhan memberkati.... |
Comment deleted at the request of the author.
 | Selamat Hari Minggu... Makasih banyak ya ito atas penawaran dan niat baiknya.Nanti kalau aku udah baca, kita bedah isi buku itu ya...Sekali lagi makasih, GBU.... |
 | Masih ada ga ya Lae bukunya ini di jual..? |
 | Ha...ha...ito Ozag tertarik rupanya...Ito. temanku juga banyak yang mau buku itu. Boleh pesan gak???Bahkan omakku juga minta. Aku juga dapat di Titi Gantung (bursa buku bekas Medan). Tapi yang masih terbitan Sinar Harapan dan fotocopy. Tapi temanku lebih memilih yang Komunitas Bambu punya.Bagaimana ito???? |
 | Kalau di Titi Gantung ada, Biar aku coba cari aja Ito...kan dekat dari Kantor Kita..Holan sahali tarsalandit nga sahat di Titi Gantung. |
 | Ito jumpai Amang marga Napitupulu (77672055). Sian pintu masuk di jolo ni Bank Niaga, kios pertama. Lengkap do buku batak ni Bapaktua i jala boi dipesan. Selamat berburu..... |
 | songonna so adong be di jkt on jumpang ahu..terakhir adong di toko buku di utan kayu..habis...katanya ditarik dulu semua, mau reprint baru..kalo ada kukasitaupun lae..oke.. |
 | Olo Lae, Mauliate dah..!! |
| |