Suara emas Tetty Manurung nyaris tak tertandingi sampai sekarang. Tetty sang juara nasional seriosa tahun 1980 an penyanyi yang mampu mengelola vokal yang bersih dengan timbre dan vibrasi yang selalu mempertanggungjawabkan setiap nada. Dokter gigi ini juga juara I Asia Song Festival di Nagoya Jepang 1989. Karya Dakka Ht Galung begitu pas dibawakan oleh Tetty. Dilukiskan ratapan ibu yang ditinggal mati suaminya saat mengandung anak laki-laki satu-satunya. Si anak akhirnya sekolah pun putus. Sawah setapak peninggalan suami tidak dapat menghidupi. Tidak bersekolah adalah puncak kemalangan dan agaknya menjadi batas eksistensi bagi orang Batak. Karenanya sang ibu harus berjuang keras. Dalam lirik lagu ini kelihatan keunikan bahasa. Orang Batak memanggil anak lelakinya juga 'ayah'. (amang/damang).