(SANTABI DI HAMU ANGKA LAEKKU DOHOT IBOTOKKU, amanta raja nang inanta soripada. Tongtong do tu musik batak rohakku. Alai ringkot do tong antusan angka ende sileban, nahumaliang dohot na diliat portibion. Asa tanda partamue jala hiras di angka parsaoran halak hita i. Jadi so tung pola diha-diha rohamuna, ate.. Ee...)

Ini adalah karya misa yang paling terkenal dari si jenius Mozart, dedengkot era klasik, setelah 'Coronation Mass'. Biarpun dari judulnya kelihatan seperti lagu yang kalem (renungan/pengakuan di senja hari= vesperae solennes de confessore) tetapi beberapa nomor ternyata sangat meriah dan bersemangat.
Vespers ditulis 1780 setahun setelah masa sulit. Kembali sebagai organis puri pangeran Salzburg - yang ternyata tidak menyenangkan. Tambah lagi ibunya yang ikut dalam perjalanan menderita sakit dan meninggal di Paris, terakhir, tambatan hati, Aloysia Weber memutuskan hubungan.
Text - please visit my blog journal in this site :
http://sondanglaw.multiply.com/journal/item/10