Ketika kanak-kanakl, di Pematang Siantar, saya ingat nonton opera Batak Serindo (lanjutan Opera Batak Tilhang Gultom), diajak untuk menemani beberapa gadis (famili) yang tinggal di rumah kami. Saat itu  opera dipimpin penerus Tilhang, Zulkaidah boru Harahap, sang mantan primadona.  Sekarang dia sudah berusia 60 tahun,  hidup dari berjualan tuak dan kacang goreng di Tiga Dolok, desa kecil 20 km dari P.Siantar.
Satu demi satu teater tradisional punah.
Harian Kompas memuat kolom yang menarik kemarin tanggal 18 Desember 2007.
click disini : Ratu opera Batak dari Tiga Dolok

inongi wrote on Dec 19, '07
aku belum pernah nonton opera batak to, jd kurang tau ngimana menariknya...
mamamummy wrote on Dec 19, '07
pemain opera di tanah batak kesan-nya dulu 'agak2 murahan' ya 'to..soalnya kayaknya suka jadi bahan cibiran..(dulu ada saudara suka ikut2an nyanyi2 opera dia sampai dikurung bapaknya nggak boleh keluar rumah..) padahal kalau di luar negeri penyanyi opera2 kecil itu bisa jadi cikal bakal pemain opera2 terkenal dan mendunia...kasihan juga nasib sang primadona ini...
butetaruan wrote on Dec 19, '07
Ya sedih sich bacanya,tapi di sisi lain dgn operanya dia bisa juga melanglang buana. Aku malah salut abis ama dia, banyak orang akan ambil jalan pintas. Inang ini tetap berjuang meskipun lewat tuak dan kacang
stoneport wrote on Jul 14
Kisah yg sangat mengharukan... namun kisah beliau sudah mendunia akhirnya

Horas, salam kenal lek
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.