Tak pelak lagi teknologi informasi sudah merangsek jauh, masuk ke sumsum kehidupan masyarakat. Lengkap dengan segala dampaknya. Negatip dan positip. Maka ada tanya, bolehkan biarawati browsing internet, chatting, unggah (upload) dan unduh (download) file-file "tertentu". Ini jadi soal kalo begini...(ama pardomuan)
source :AP
 | Teknologi mempunyai dampak positif....bahkan lebih byk dampak postif nya dari negatifnya...nah kalau mmg positif, why not? Bukankah bagus, jika mereka juga menghibur lewat tulisan ( ngeblog) ato dengan berbincang2 ( chating ) ..yg penting tetap dalam "garis" kesetiaan. |
 | setuju.. dampak negatif baru terjadi klu oknumnya memang ga bener.. mgkn para biarawati bisa browsing, ngblog.. menulis pengalamannya menjalani hidup totalitas melayani dlm Tuhan.. it's not joke ;) |
 | HE..HE..setuju...........!!!!!!!! tapi gambarnya lucu. |
 | Ya, setiap hal bisa punya dampak positif maupun negatif. Yang penting bisa membatasi diri. |
 | sondanglaw wrote on Sep 23, '07, edited on Sep 23, '07 just ckick this click that...trus asl pls? |
 | Setubuh...ehh Setuju.!!! Sedangkan nongkrong didalam ruangan kosong tanpa fasilitas apapun ada dampak positif dan negatifnya...!! Kembali kepada setiap individu. |
 | fmpx wrote on Sep 23, '07 |
 | fmpx wrote on Sep 23, '07 yang mana 'harus' ya?  Soal download dan upload! |
 | fmpx wrote on Sep 24, '07 tp klu mereka upload dan download file Porno sebagai file "tertentu" ..ini baru perlu di pikirkan.  Cuma dipikirkan kan? Gak diapa-apain. Go ahead! Yihuuuuuuy |
 | fmpx wrote on Sep 24, '07 Biasanya Suster dan Bruder itu di ajari hidup dengan hidup sederhana..sehingga mereka di larang punya barang2 elektro ..karena mereka tujuannya hidup sederhana:  Itu tidak berlaku untuk para projo! |
 | Kalau bicara soal Biarawan atau biarawati khususnya di Katolik..Secara pribadi saya sebagai orang yang beragama Katolik memang agak pesimis melihat Biarawan saat ini. Berbeda dengan Suster2 yang masih tetap harus mengenakan jubah kebesarannya. Tidak ada pengawasan terhadap Biarawan terlebih tanpa jubah kebesarannya....Maaf kepada semua biarawan..hal ini yang sangat membuat perbedaan Biarawan saat ini dibandingkan dengan dulu..dan mungkin ini salah satu hal yang membuat banyak biarawan yang tiba - tiba sudah berkeluarga dan melepaskan panggilannya. |
 | fmpx wrote on Sep 24, '07 ..dan mungkin ini salah satu hal yang membuat banyak biarawan yang tiba - tiba sudah berkeluarga dan melepaskan panggilannya.  Hiks, untung aku belum sempat kaul kekal |
 | fmpx wrote on Sep 24, '07 Lucky you..Fmpx  I am .... Still miss suasana kontemplatif ... |
Comment deleted at the request of the author.
 | I told you are miss kontemporer..????? |
 | Pernah kebayang gak, kalo mereka yang bergerak dibidang kerohanian gak tersentuh internet? Mo nyari bacaan hari ini (liturgi) musti dari buku, mo nyari pesan moral gereja tahunan ato bulanan dari mana, nyari lagu rohani yang terbaru dari mana? Kegiatan kreatif di tempat jauh juga bisa kita dapat dari internet. Kalo soal bagaimana mereka menggunakannya, pasti sama seperti bagaimana kamu menggunakannya. Tapi kalo memang hidup kamu udah bergantung sama biarawan dan biarawati, kamu perlu mengaudit mereka. Tapi kalo kamu udah mandiri dan bisa mengunyah buahmu sendiri, ambil yang baiknya aja.. Cemmana..? Setuju? (gambarnya memang lucu he..he.. apalagi lihat lidah Susternya he..he.. lihat apa dia ya..? |
 | bisa juga dia lagi lihat multiply (ku)..he..he.... :p |
 | lucu amet gambarnya, wkakakak.. |
 | betul, Memang benar yah, segala sesuatu itu tergantung hati dan good deeds, tubuh khan sinyal perintahnya dari dalam, nah kalo dalamnya ini ngawur ya ngawur tubuhnya, ya tangannya, kakinya, matanya, mulutnya dll..dll, tapi kalo dia mis. buka komputer dan buka radio kristen 24 jam dan baca2 sejarah kekristenan untuk menambah wawasannya khan ga salah dong, yang ngawur itu kalo banyakan dikomputer dari pada kontemplasinya...ya ga ? ya ga ? |
 | sibabiat wrote on Sep 30, '07, edited on Sep 30, '07 Search lagi di detik: Vatikan Terima Keluhan 1.000 Pendeta Pedofilia. Apakah ini karena efek tidak menikah?*&^%*@#$ |
 | aduh ngeri kali, benar ga itu ito apa cuman gossip ? |
 | Sekilas info,
Siapa sangka, dalam tembok tebal Vatikan yang suci tersimpan aib begitu lama. Persengkokolan suci, demikian banyak orang menyebut skandal ini, yaitu konspirasi tingkat tinggi yang melindungi para pelaku pelecehan seksual dan praktik pedofilia dalam institusi Gereja Katolik sejak tahun 1962. 40 tahun kemudian dokumen-dokumen rahasia ini baru terungkap. Beberapa pelaku berhasil diseret ke pengadilan, beberapa pelaku lain masih melenggang bebas berkeliaran, mereka bergelar Pastor!
Buku ini merupakan dokumentasi skandal yang terkenal dengan " Sex, Crime, and The Vatican ", yang dipicu oleh terungkapnya dokumen rahasia "Crimen Solicitations", yaitu panduan bagi institusi Gereja Katolik di seluruh dunia dalam menangani para pastor pelaku skandal seks dan pedofilia. Sangat penting, karena Kardinal Ratzinger (kini Paus Benedictus XIV merupakan tokoh penting di balik skandal ini).
Dokumen ini sangat penting, karena inilah blueprint penipuan terbesar. Sebuah panduan untuk mengelabui dan melindungi pelaku pedofilia, dan memastikan bahwa kebenaran semakin jauh untuk dicapai. --Larry Drivon, Pengacara Para Korban.
Dokumen ini adalah aturan tentang bagaimana anda harus bersepakat dengan skandal seks. Jika anda tetap merahasiakannya, harga yang harus dibayar adalah, bahwa sampai sekarang skandal ini masih berlangsung di setiap gereja di negeri ini. Sebuah pesan yang mengerikan. --Richard Sipe, mantan rohaniwan Amerika, kini menulis berbagai skandal seks dan rahasia di balik gereja.
Bagi yang berminat terhadap buku ini silakan kontak via email: risalah_press@ yahoo.co.id
SEX, CRIME, and THE VATICAN Skandal Seks Vatikan Abad 21 Penerbit: Risalah Press Penyunting: Abu Salma Ibnu Yahya
|
 | Sepeti kata kata bijak Prof.Dr.Tukul Arwana SH LLM, Dont judge the book just from the cover. semua harus benar benar melalui proses filterisasi hati nurani lalu di hubungkan langsung dengan Nya Sang Pencipta tanpa melalui perantara biarawan yang sungguh sangat diragukan kredeibilitasnya. |
 | saya masih menemukan banyak pater (pastor) dan suster yang berhati mulia.- ada beberapa yg menyimpang mungkin, tapi jangan tembak nyamuk dengan meriam....he..he..he |
 | Sepertinya itu cara yang manjur, Terlebih pertanggungjawaban kita di akhirat nanti juga bukan dengan perantaraan pater ( pastor ) atau suster kan melainkan diri sendiri... Begini deh jadinya kalau Orang hukum ketemu....gayung bersambut |
 | Aku lebih suka kalau ketemu Romo-romo yang tanpa jubah karena yg aku temui mereka mempunyai pandangan lebih manusiawi dan lebih bijaksana..daripada bersembunyi dibalik jubah tapi..hmm...disini banyak tuh yg 'begitu'.. |
| |